terlalu banyak kata,bertinta rasa,
akhir ditengah penuh derita,
singgah menyapa,
bukan berdusta,hilang bersama,
tiada gunanya,
alangkah derita diganti bahagia,
alangkah pahitnya,tersemai jua manisnya,
apa yang terkubur,diikrar bersama,
akan diturut satu di jiwa,
mungkin waktu dan masa,
berputar hendaknya,
yang kala di atas,
mungkin jatuh jua ke riba..
entah mengapa,entah bisa binasa..
dicaci dimaki,di herdik bak si hina,
namun,tika saat berganti..
teguh berdiri menyuara rasa,
apakan daya,masa menyiksa..
yang dekat makin dijauhkan.
yang jauh,meniti perpisahan..
saban menanti dari hari ke hari,
tingkah membeku,tulang kata makin terkedu..
hanya pautan kenangan yang bisa menyatu,
hanya memori bisa tercipta,
nak ku lari kejar yang menyepi,
nak ku jabat tangan yang terlepas,
nak ku genggam suatu ikatan.
apakan daya,
aku insan hina,insan yang tandus dek agama,
tiada ku berpaksi meminta dari-NYA,
yang bisa ku tangis,
yang bisa ku tunduk...menyembah bumi tersadai membuku..
ASTAGHFIRULLAHALAZIM,
apakah yang ku cari,
apakah yang sebenarnya..
yang bersatu tersingkap barisan kata,
tandus meneka tiada jawabnya..
biar semua jadi biasa,
kerna DIA tahu semuanya...
alhamdulillah..
alhamdulillah................
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment